Ketika Kesalahan Dibuat Sendiri
Bodoh rasanya!
Ketika begini, mengapa akal yang telah diberi tuhan tidak
digunakan.
Kenapa sampai terbuai.
Terlena dengan jutaan nol yang seolah hanya menggelinding
seiring berjalannya waktu.
Tergoyah meski awalnya gentar.
Bodoh rasanya!
Ketika sadar bahwa nol yang dihabiskan, bukan hasil keringat sendiri.
Semacam berfoya diatas keringat-keringat asin oranglain.
Apa tidak keji seperti itu?
Bukan lagi keji, melainkan ...
Bodoh rasanya!
Berjuta mimpi, asa dan rencana hancur karena nol-nol
bernilai itu.
Aku mencari aku dikala nilai-nilai itu menggandrungi.
Aku tersesat... tapi aku nyaman
Bodoh rasanya!
Benci dengan penyesalan tapi kenapa aku undang.
Datang diakhir tapi sebenarnya aku mengundang dari awal.
Ini kesalahan yang seharusnya aku yang disalahkan.
Bodoh rasanya!
Karena kesalahan dibuat sendiri.
Yogyakarta,
08 November 2013
Komentar
Posting Komentar