Kembalikan Tempat Bermain Kami

By Teaser Wismakharman Expo 2014 courtesy Youtube


Berangkat dari realita yang terlihat, seakan semua tidak sadar. Yogyakarta yang kini marak oleh pembangunan Hotel ataupun apartement. Anak-anak kecil semakin terpinggirkan. Anak-anak yang biasanya bermain sore sambil main bola di Lapangan, atau sekedar berkumpul ditempat yang lapang.
Dibalik bangunan megah, terdengar tangisan anak dengan beberapa anak lainnya sedang berkumpul di lorong sempit sebuah gang di permukiman dekat Kali Code. Kondisi pemukiman yang sudah padat dengan rumah-rumah warga, menjadi tempat bermain anak semakin terisolir. Anak-anak yang identik dengan kebebasan, bermain dikala sore hari. Namun, ketika saya berkunjung kesana tidak terlihat suasana seperti itu. Hanya terlihat sisa-sisa bangunan yang telah dirobohkan, saya pikir itu untuk memenuhi keinginan anak-anak di Kampung itu. Ternyata, untuk dibangun sebuah Hotel. "Katanya mau dibangun Hotel mbak," ujar pedagang di bawah gang sempit Kampung Ratmakan.

Saya pikir mereka lupa, terlebih mereka para investor yang menanamkan modal demi keuntungannya sendiri. Ah, semua orang seolah bungkam dalam sejuta kesibukan demi dirinya sendiri.

Yogyakarta, Maret 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kutemukan Kesetiaan

Analisis Komunikasi Kelompok

Debar Ketakutan