Cerita Dibalik Listrik yang Ngambek


Sepuluh-an menit menuju adzan magrib. Listrik njegleg tiga kali. Colokan tv, dan segala barang elektronik yang nyolok kami cabut. Kecuali, colokan rice cooker. Kos-kosan yang berada di lantai dua ini diisi oleh tujuh orang perempuan dari berbagai kota. Tak biasanya listrik ngambek begini. Usut punya usut.
**
Kamis sore pukul 17.00 WIB. Di jalan menuju kamar seusai mencuci seng rice cooker dan alat makan. Saya bertemu satu perempuan yang hendak menuju dapur dengan membawa alat yang sama, seng rice cooker. Rupanya ia ke dapur bukan untuk mencuci seng yang kotor, tetapi mencuci beras untuk dimasak. Karena kran di dapur hanya ada satu, sementara saya memiliki keinginan yang sama (baca: mencuci beras). Terpaksa saya menunggu gadis asal Palu ini hingga kembali ke kamarnya. Suara sandal yang saya jadikan tanda. Sandal memang selalu kami gunakan di dalam kos. Sandal dalam biasa kami menyebutnya. Sandal jepit ini, khusus digunakan untuk pergi ke dapur dan ke kamar mandi.
Suara sandal semakin keras, itu tandanya Echa sudah selesai melakukan ritual di dapur. Giliran saya. Saat menuju dapur, Nissa mahasiswa asal Cilacap ini ternyata memiliki keinginan yang sama dengan saya. Mencuci beras. Saat itu seng sudah ditangannya, ia menunggu giliran, dan menaruh seng tepat disamping saya.
Setelah selesai, saya kembali ke kamar dan menyambungkan rice cooker dengan listrik. Tentu saja, hal ini akan sama dilakukan oleh Echa dan Nissa.
Tiba-tiba listrik mati. Echa pertama yang menghidupkan kembali. Beruntung amperemeter berada di lantai dua. Mati kedua dan ketiga, saya yang menyalakan.
Karena heran, saya, Echa dan Zahro –calon mahasiswa kedokteran asal Bogor- berdiskusi sebentar di depan kamar. Hingga akhirnya Echa bertanya pada saya. “Mba, masak nasi juga ya?,” tanyanya dengan malu. “Iya, tapi ndak biasanya mati gini,” jawab saya.
Lima menit menuju adzan magrib, setelah jegleg-an ketiga. Listrik tak lagi mati. Sepertinya karena Allah tahu, kami hendak buka puasa. Hingga adzan selesai berkumandang, air putih sudah masuk ke dalam perut. Rice cooker bunyi, lampu berubah menjadi orens menandakan nasi sudah matang dan siap di makan. Alhamdulillah.. Dengan begitu, nasi saya, Echa dan Nissa pun sudah matang dan bisa digunakan untuk berbuka puasa.
Dua minggu sebelum bulan Ramadhan.
Selamat berbuka puasa bagi yang menjalankan.
Oiya, Selamat Nisfu Sya’ban.
Kami siap menyambut Bulan Ramadhan.
Harum dan suasananya sudah terasa, jadi tidak sabar.
Tuntungan, 22 Mei 2016

Komentar

  1. Which casino has the best games? - Casino Sites
    With a wealth of experience, 야동 사이트 순위 this casino offers new and improved casino games to players without a doubt. As such, this casino offers new players Top Choice: Best 벳 익스 overall Casino 배당사이트 Bonus: 복불복 룰렛 Welcome 벳 365 코리아 Bonus up to 1600Minimum Deposit: £20 Rating: 4 · ‎Review by CasinoSites.one

    BalasHapus
  2. Borgata Hotel Casino & Spa - Mapyro
    Find the best prices on Borgata 청주 출장안마 Hotel 구리 출장샵 Casino & Spa in Atlantic City. This location is not 보령 출장마사지 associated with nor is it endorsed 전라북도 출장안마 by any professional 광주광역 출장샵 or collegiate team,

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kutemukan Kesetiaan

Analisis Komunikasi Kelompok

Debar Ketakutan