Kulon Progo
Salah satu Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta
Sebagian besar rakyatnya hidup dari hasil ladang
Hasil cocok tanam yang mereka jadikan penghasilan
Hingga cukup dan bisa menghidupi keluarganya
Tanah yang turun temurun, hasil tanam yang jadi penghasilan utama
Dari hati terdalam, sebagian dari petani yang hidup karena alam
Tidak ingin tanahnya hilang karena hendak dijadikan sebuah infrastuktur negara
"Uang yang banyak bisa habis, tapi tanah sampai kapanpun akan tetap utuh"
CABAI MERAH
Panen seperti ini yang dinanti, cabai yang bagus dengan harga jual mahal
Begitulah cara mereka untuk mendapatkan uang sebagai penghasilan utamanya
Dipetik
Dimasukan ke dalam karung, di pack dengan rapih hingga akhirnya dijual pada pengepul
Dengan harga yang cukup
Cukup tak memuaskan bagi petani #kadang
Apalagi kalo panennya di musim penghujan
SEMANGKA dan MELON
Menjadi sebuah icon hasil alam dari KulonProgo
Rasanya manis, merah jika matang dan yang pasti harganya murah
Dengan kocek 10ribu kita bisa bawa pulang 3buah
SEMANGKA atau MELON
Tak hanya unggul dalam sektor PERTANIAN
Ternyata Kulon Progo menjadi daerah PARIWISATA juga
Terlihat saat jauh memandang ada hamparan pasir, laut dan pemecah ombak
Ya, satu hal yang unik PEMECAH OMBAK
Dari sekian banyak pantai di DIY
Hanya KULON PROGO yang PUNYA
Tak hanya PANTAI, ternyata muara pun masyarakat sana manfaatkan
Sembari memandang dipinggiran DERMAGA
Kita bisa lihat nelayan yang lewat sepulang dari belayar menangkap ikan
Disini juga disewakan perahu
Namun, kini kondisinya sudah mengkhawatirkan
Disela kemakmuran atas hasil alam
Rasanya tidak ada Kelebihan tanpa Kekurangan
Melon atau Semangka yang banyak membusuk dipinggiran jalan
Menjadi saksi bisu
Sangat disayangkan
Andai pemerintah peduli akan hal-hal seperti ini
Sungguh hasil bumi inilah yang nantinya akan memberi peluang untuk Indonesia yang Lebih Baik
Utamanya untuk KulonProgo dan Daerah Istimewa Yogyakarta
Komentar
Posting Komentar